Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

”Kami berharap semangat kolaborasi antara KAI, komunitas, dan masyarakat dapat terus terjaga,” tegasnya.

Dipaparkannya, jalur KA Tanggung–Semarang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda melalui perusahaan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan mulai beroperasi pada 10 Agustus 1867.

Jalur tersebut menjadi yang pertama di Indonesia dengan tujuan mengangkut hasil bumi seperti gula, kopi, dan tembakau. Sebagian besar hasil itu dari sistem tanam paksa. Hasil bumi itu diangkut ke pelabuhan di Semarang untuk diekspor.

Franoto memaparkan, Stasiun Tanggung yang hingga kini masih aktif menjadi saksi bisu perkembangan awal perkeretaapian di tanah air dan menyimpan nilai sejarah penting bagi transportasi rel di Indonesia.

”Kami berharap peringatan ini tidak sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah bangsa,” tutup Franoto.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler