Ratusan Pemandu Karaoke di Kawasan Letter S Grobogan Dites HIV
Saiful Anwar
Selasa, 12 Agustus 2025 10:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Gunawan menambahkan, pendekatan dilakukan secara persuasif agar pasien mau menjalani pengobatan secara rutin dan konsisten.
Diungkapkannya, tak hanya di kawasan Toroh, program VCT mobile juga sudah berlangsung di Kecamatan Purwodadi, Gubug, Pulokulon, Wirosari, dan Tawangharjo.
Dijelaskan, ke depan cakupan skrining akan diperluas ke seluruh wilayah Grobogan yang memiliki tempat hiburan malam.
”Skrining ini tidak hanya menyasar kafe karaoke, tetapi juga lokalisasi dan kelompok berisiko tinggi lainnya,” kata dia.
Ia menegaskan, menjamurnya tempat hiburan malam menjadikan kelompok pekerja di sektor tersebut sebagai populasi kunci penularan HIV/AIDS. Karena itu, deteksi dini melalui VCT sangat penting untuk memutus mata rantai penularan.
Editor: Dani Agus



