Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto menjelaskan, bayi dibuang di dekat jembatan Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah nyaris tiga hari di lokasi.

Ia menyebut, bayi malang itu sudah berada di sana sejak Rabu (17/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB. Hal itu juga dikuatkan dengan CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari CCTV di Balaidesa Gabus tampak dua orang pengendara berhenti cukup lama di dekat jembatan. Saat itu, ternyata ibu kandungnya yang berinisial S melahirkan di lokasi.

AKP Rizky menjelaskan, bayi perempuan baru ditemukan hampir tiga hari kemudian, atau tepatnya Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 22.15 WIB.

”Betul (bayi dibuang pada Rabu dini hari dan ditemukan Jumat malam hari),” ujar dia, Rabu (24/9/2025).

Ia juga membeberkan, saat itu tersangka S awalnya berniat ke puskesmas. Ia meminta diantar anaknya ke puskesmas dengan niat berobat.

”Saat itu, tersangka meminta salah satu anaknya untuk mengantar ke puskesmas untuk berobat. Di perjalanan, perutnya sakit, kemudian berhenti di dekat jembatan,” lanjutnya.

S lalu menuju ke semak-semak di bawah jembatan dan melahirkan di sana. Begitu rampung, ia segera meninggalkan lokasi.

Merasa malu...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler