Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan - Kades Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jasmi, memberikan penjelasan mengenai polemik lokasi gerai Kopdes Merah Putih yang ditolak warganya.

Jasmi menyatakan, pihaknya sebenarnya telah menyiapkan gedung anyar sebagai pengganti gedung lawas Madin yang lokasinya akan dibangun gerai Kopdes Merah Putih Desa Cingkrong. Sehingga seharusnya tidak ada yang dihilangkan kepentingannya.

Tetapi, bila akhirnya pembangunan gerai Kopdes Merah Putih gagal dilakukan di lokasi Madin itu, maka pihaknya tentu juga akan membatalkan kelanjutan pembangunan gedung Madin baru yang sudah disiapkan.

"Saat ini sudah dibangunkan gedung baru pertama untuk madin, rencananya akan dilanjutkan. Tapi kalau Kopdes Merah Putih tidak jadi di situ ya terpaksa belum bisa dilanjutkan," ujar Jasmi, Jumat (2/1/2026) sore.

Jasmi memaparkan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran lanjutan untuk pembangunan gedung Madin yang baru. Jika gerai Kopdes Merah Putih bisa dibangun di lokasi Madin yang lama, maka pembangunan gedung Madin baru akan dilanjutkan.

"Sudah ada RAB-nya. Kalau jadi di sana ya langsung dilanjutkan, anggaran sudah disiapkan," lanjutnya.

Jasmi mengatakan, pihaknya tentu juga akan memprioritaskan pembangunan Kopdes Merah Putih, jika memang nantinya butuh pengurukan di lokasi lain. Menurutnya, beberapa alternatif lokasi yang disiapkan butuh anggaran lebih.

Tidak Protes...

Karena itu pihaknya meminta warga tidak protes jika nantinya anggaran pembangunan gedung Madin baru untuk sementara dialihkan, jika tidak bisa menggunakan lahan di gedung Madin lama. Kemungkinan dana itu dialihkan untuk menguruk calon lokasi gerai Kopdes Merah Putih yang disiapkan.

"Kalau di lokasi lain kan bisa jadi butuh pengurukan dan lain sebagainya. Ya nanti harus rela kalau anggaran dialihkan untuk calon gerai Kopdes Merah Putih," beberrnya.

Jasmi juga meminta agar warga memahami, pembangunan gerai Kopdes Merah Putih dilakukan untuk kepentingan bersama, bukan kelompok atau golongan tertentu. Keberadaan Kopdes Merah Putih untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakat harus paham, Kopdes Merah Putih ini kan untuk kita bersama. Di Madin situ kan dekat masjid juga, harapannya pusat aktivitas agama juga sekaligus bisa jadi pusat ekonomi. Yang mau ke masjid bisa mampir ke KDMP," katanya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menolak pembangunan gerai Kopdes Merah Putih yang akan menggunakan lahan Madin desa setempat.

Alasannya, belum ada sosialisasi memadai terkait pembangunan gerai Kopdes Merah Putih itu. Warga meminta Pemdes mencari lokasi lain untuk gerai Kopdes Merah Putih desa Cingkrong itu.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler