Belum Lakukan Pelunasan, 76 Calon Haji Grobogan Terancam Diganti
Saiful Anwar
Jumat, 9 Januari 2026 18:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Sebanyak 76 calon jemaah haji reguler di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah belum menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga Jumat (9/1/2026).
Padahal, Jumat hari ini merupakan hari terakhir pelunasan tahap II. Selain itu, hingga saat ini belum ada informasi perpanjangan masa pelunasan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Grobogan Ali Muhtarom menyebutkan, hingga hari terakhir masa pelunasan, jumlah jemaah reguler yang telah melunasi mencapai 827 orang.
Selain itu, terdapat 232 jemaah cadangan yang sudah menyelesaikan pembayaran.
”Dari total 903 kuota jemaah haji untuk tahun 2026, masih ada 76 yang belum melakukan pelunasan,” katanya.
Terkait masa pelunasan, Ali menegaskan belum ada informasi perpanjangan dari Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah.
”Belum ada informasi perpanjangan dari Kanwil Kemenhaj Jateng,” ujarnya.
Kuota Haji Grobogan...
Dengan demikian, 76 kuota jemaah reguler yang belum melunasi berpotensi dialihkan kepada jemaah cadangan sesuai urutan nomor porsi dan ketentuan yang berlaku.
”Otomatis kuotanya diisi oleh jemaah cadangan yang sudah menyelesaikan pembayaran,” imbuh Ali.
Ali menjelaskan, besaran pelunasan Bipih tahun 2026 yang harus dibayarkan jemaah adalah Rp 25.559.215, dengan setoran awal pendaftaran sebesar Rp 25 juta.
Besaran tersebut mengalami penurunan sekitar Rp 2 juta dibandingkan tahun 2025, yang mencapai sekitar Rp 27 juta.
Adapun untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Indonesia direncanakan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026.
Kemudian keberangkatan kloter pertama ke Tanah Suci dijadwalkan pada 22 April 2026.
Lalu puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026, sedangkan pemulangan jemaah dijadwalkan mulai awal Juni hingga awal Juli 2026.
Editor: Supriyadi



