Pemkab Grobogan Fokus Tangani Banjir dan Percantik Kota hingga 2027
Saiful Anwar
Selasa, 13 Januari 2026 21:05:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Pemkab Grobogan, Jawa Tengah memastikan penanganan banjir dan penataan kawasan perkotaan masih menjadi prioritas hingga 2027.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Grobogan Setyo Hadi dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Grobogan Tahun 2027 di Pendapa setempat, Selasa (13/1/2026).
Bupati menyampaikan, meski tahun 2025 baru saja usai, pemerintah daerah harus bergerak cepat menyusun perencanaan tahun 2027 agar pembangunan berjalan berkesinambungan.
Mengusung semangat "Mbangun Deso Noto Kutho", Bupati menekankan pentingnya mengubah wajah ibu kota kabupaten.
”Saya ingin kita 'ninggali’ hal-hal baik. Saluran drainase diperbaiki, trotoar dibangun, pohon ditata kembali, dan lampu jalan dibuat terang benderang,” ujar dia.
Bupati mengakui ada kendala besar untuk merealisasikan target tersebut, yakni keterbatasan anggaran. Hal itu mengingat adanya penurunan signifikan dana transfer pusat pada APBD 2026 yang diprediksi berlanjut hingga 2027.
Untuk menyiasati hal itu, Pemkab Grobogan mengambil langkah berani melalui kebijakan pinjaman daerah pada tahun 2026. Dana itu dialokasikan khusus untuk percepatan pembangunan yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Percepatan pembangunan infrastruktur...
- 1
- 2



