Geger, Warga Tolak Lokasi Kopdes Merah Putih Kedungrejo Grobogan
Saiful Anwar
Rabu, 14 Januari 2026 17:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Sejumlah warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menolak lokasi pendirian Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih atau KDMP di lapangan setempat.
Aksi penolakan lokasi KDMP itu dilakukan dengan perobohan papan informasi Kopdes di lokasi pembangunan. Pantauan di lokasi, papan itu sudah berada di bawah tanah dengan posisi tertutup. Di atasnya diletakkan sebuah batu besar agar tidak ada yang mengangkat lagi.
Padahal, pembangunan telah memasuki pembuatan pondasi. Akibat penolakan itu, terpaksa pembangunan pun dihentikan sementara.
Kades Kedungrejo Ali Mahmudi menyatakan, pemilihan titik lokasi tersebut telah sesuai dengan hasil musyawarah desa khusus (musdesus) pada 10 Desember 2025 lalu.
Setelah disepakati, pembangunan pun mulai dilakukan. Namun, setelah pembangunan berlangsung hingga pembuatan pondasi, muncul penolakan dari sejumlah warga.
”Penolakan dari segelintir warga, bisa dikatakan seperti itu. Karena sudah disepakati dalam musdesus letak gerai Kopdes Merah Putih berada di lapangan desa," ujarnya, Rabu (14/1/2026) sore.
Mereka yang disebut berjumlah sekitar 20 orang itu mempermasalahkan pemakaian lapangan desa sebagai lokasi. Padahal, menurut Ali, lapangan itu sudah tidak difungsikan lebih dari 20 tahun.
”Lapangan desa sudah tidak pernah difungsikan, lebih dari 20 tahun,” lanjutnya.
Musdes lagi...
- 1
- 2



