Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan - Prosesi Kirab Tirta Kamulyan menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-300 atau tiga abad Kabupaten Grobogan.

Kirab Tirta Kamulyan digelar dari Sendang Goa Sinawah di Desa Kronggen, Kecamatan Brati ke Kelurahan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026).

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Grobogan (Disporabudpar Grobogan), Wahono mengatakan, Kirab Tirta Kamulyan diawali dengan pengambilan air suci di Sendang Goa Sinawah.

"Air diyakini memiliki nilai filosofis sebagai simbol kesucian, sumber kehidupan, serta harapan akan kesejahteraan masyarakat Grobogan," ujar dia.

Air tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangsari Suhartini kepada Camat Grobogan Suprapti. Selanjutnya dibawa menuju Kelurahan Grobogan sebagai bagian dari prosesi kirab.

Wahono menambahkan, Kirab Tirta Kamulyan menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Grobogan selama tiga abad. Juga sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

“Kirab Tirta Kamulyan menjadi simbol doa dan harapan bersama agar Kabupaten Grobogan senantiasa diberkahi keselamatan, kemakmuran, dan kemajuan di masa depan,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan Hari ke-300 Jadi Kabupaten Grobogan, Pemkab berkomitmen untuk terus menguatkan identitas budaya daerah.

"Kami juga mendorong partisipasi masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap sejarah dan kearifan lokal," katanya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler