PDU TPA Ngembak Grobogan Mulai Diuji Coba, Siap Hasilkan Petasol
Saiful Anwar
Rabu, 11 Februari 2026 11:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan mulai menguji coba Pusat Daur Ulang atau PDU TPA Ngembak Purwodadi.
Uji coba memasuki tahap commissioning test dengan menguji operasional empat unit mesin pirolisis.
Kepala DLH Grobogan, Heru Dwi Cahyono menjelaskan, pengoperasian awal ini masih difokuskan pada pengujian sistem dan stabilisasi proses produksi.
Ia menargetkan, pada tahap awal produksi, PDU mampu menghasilkan sekitar 170 liter petasol per hari.
”Kami mulai mengoperasionalkan PDU dengan segala keterbatasan. Fokus utama saat ini memastikan sistem berjalan dengan baik dan hasil produksinya dapat diuji,” ujar Heru, Rabu (11/2/2026).
Heru menjelaskan, sebelum masuk tahap komersialisasi, nantinya produk harus melalui uji laboratorium dan uji mutu sehingga kualitasnya benar-benar terjamin.
Saat ini, ada empat mesin pirolisis yang diuji dengan kapasitas teoritis atau kapasitas secara teori masing-masing 50 liter petasol per hari. Secara total, kapasitas maksimum dapat mencapai 200 liter per hari.
Namun, setelah penerapan efisiensi dan penyesuaian sistem, produksi riil saat ini diperkirakan berada pada kisaran 170 liter petasol per hari.
Ia mengatakan, petasol sendiri merupakan bahan bakar alternatif hasil proses pirolisis, yaitu teknologi pemanasan sampah, khususnya plastik dalam kondisi minim oksigen.
Minyak Sintetis...
- 1
- 2



