Jalan Alternatif Kedungjati-Salatiga, Sebulan Longsor Belum Ditangani
Saiful Anwar
Sabtu, 7 Maret 2026 14:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan - Jalan alternatif Kedungjati- Salatiga di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengalami longsor. Longsor yang sudah berlangsung sekiar sebulan ini dari hari ke hari semakin parah.
Melihat perkembagannya, dikhawatirkan jalan alternatif ini bisa mengalami putus total karena longsor yang masih terus terjadi. Padahal Jalan itu merupakan akses penting penghubung Kedungjati-Bringin (Kabupaten Semarang- Salatiga).
Harianto, salah satu warga Ngombak menyebut longsor di Jalan Kedungjati-Salatiga tersebut semakin parah sejak sebulan terakhir. Panjang longsoran disebutnya sekitar 7 meter dan berpotensi bertambah parah, karena belum ada upaya penanganan hingga saat ini.
"Kira-kira sudah satu bulanan ini longsornya. Panjangnya hampir tujuh meter," ujar dia, Sabtu (7/3/2026).
Warga sebenarnya sudah memasang peringatan di ujung jalan agar kendaraan roda empat tidak melintas di jalan alternatif Kedungjati-Bringin itu. Namun, banyak pengendara roda empat tetap nekat melintas hingga membuat longsoran semakin parah.
"Ada peringatan, dan ada juga portal. Tapi mereka diam-diam tetap lewat sini. Khawatirnya makin parah, nanti jalannya putus," imbuhnya.
Pihaknya berharap pihak terkait segera melakukan penanaganan longsor di lokasi ini. Jangan sampai jalan alternatif ini sampai benar-benar putus karena longsor yang terjadi.
"Harapannya agar pihak terkait segera memperbaiki, jangan sampai menunggu putus," katanya.
Sungai Tuntang...
- 1
- 2



