Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan - Pemkab Grobogan mengusulkan perbaikan Rumah Potong Hewan Getasrejo (RPH Getasrejo) di Kecamatan Grobogan dan Pasar Hewan Kunden di Kecamatan Wirosari ke Pemprov Jawa Tengah.

Revitalisasi keduanya dianggap penting untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Kepala Bapperida Grobogan mengatakan, perbaikan RPH Getasrejo dan Pasar Hewan Kunden tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan standar layanan pemotongan hewan.

"Kami harapkan juga nantinya ada perbaikan sanitasi dan pemenuhan berbagai persyaratan perizinan dan sertifikasi halal," kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Dipaparkan, RPH Getasrejo menjadi salah satu prioritas karena berkaitan dengan penguatan ekonomi syariah. Perbaikan sarana dan sanitasi, kata dia, diperlukan untuk menjamin kualitas produk hingga sertifikasi halal.

Ia memaparkan, keberadaan RPH Getasrejo yang memenuhi standar juga akan mendukung para tukang jagal bersertifikat halal.

Dipaparkan, tukang jagal telah menjadi bagian penting untuk memastikan proses penyembelihan sesuai syariat. Juga sekaligus memenuhi standar keamanan pangan.

Sementara itu, Afi melanjutkan, Pasar Hewan Kunden Wirosari diusulkan direvitlisasi dengan anggaran Rp15 miliar. Usulan itu menjadi salah satu proyek terbesar yang diajukan selain RPH Getasrejo.

Revitalisasi salah satu pasar hewan terbesar di Jawa Tengah itu diharapkan mampu meningkatkan aktivitas perdagangan ternak yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Grobogan.

Irigasi...

Kemudian, untuk mendukung sektor pertanian, Pemkab turut mengajukan pembangunan jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Lajer di Kecamatan Penawangan.

Di sektor wisata, Pemkab mengusulkan pengembangan destinasi sejumlah wisata. Antara lain seperti Bledug Kuwu, Gua Lawa, Gua Macan, Gugel Park, Geo Park Karangsari hingga sejumlah desa wisata lain.

"Wisata-wisata yang masuk dalam daftar prioritas juga kami usulkan untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal," katanya.

Afi melanjutkan, pemerintah daerah juga mengusulkan pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan lalu lintas. Antara lain yakni perlengkapan perlintasan sebidang kereta api di wilayah Toroh dan Godong.

"Harapannya seluruh usulan prioritas mendapat dukungan Pemprov, sehingga mampu mempercepat pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat," tandasnya, terutama untuk revitalisasi RPH Getasrejo Grobogan.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler