Kekeringan di Grobogan: PMI Gelontor 145 Ribu Liter Air Bersih
Saiful Anwar
Senin, 27 Juli 2026 10:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan telah mendistribusikan 145 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan akibat dampak kemarau.
Ratusan ribu liter air bersih tersebut digelontorkan dalam dua pekan terakhir di 19 desa yang tersebar di 8 kecamatan di Grobogan.
Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan menyampaikan, dari data yang dihimpun, air bersih tersebut telah menjangkau 3.487 jiwa. Terdiri dari 1.615 laki-laki dan 1.872 perempuan, atau setara dengan 832 kepala keluarga (KK).
”Untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, PMI Grobogan mengerahkan dua armada truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).
Ia menyebut, armada tersebut secara bergantian melakukan pengisian dan pendistribusian ke lokasi-lokasi yang telah mengajukan permohonan bantuan.
Gesit mengatakan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan hasil asesmen di lapangan.
Dijelaskan, agenda tersebut merupakan bagian dari upaya kemanusiaan PMI untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Juga sekaligus mengurangi dampak krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa.
”Koordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan berbagai pihak terus dilakukan agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan merata,” ujarnya.
Imbauan untuk Warga
Kepala Markas PMI Grobogan Djasman menambahkan, PMI terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Pihaknya pun siap meningkatkan pelayanan apabila kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat.
”Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih dengan memanfaatkan air secara bijaksana sesuai kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Hal sederhana seperti memamai air secukupnya, menampung air hujan apabila memungkinkan, dan memperbaiki kebocoran saluran air disebutnya dapat membantu menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.
Editor: Zulkifli Fahmi



