Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Tangerang – Seorang pelajar berinisial MBF (16) meninggal dunia dalam peristiwa tawuran remaja yang terjadi di Jalan Raya Ciater, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), hari Jumat (1/9/2023) dini hari.
Kasubsi Penmas Polres Tangsel Ipda Bayu membenarkan adanya peristiwa yang mengakibatkan anak di bawah umur meninggal dunia.
”Benar telah terjadi tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan atau penganiayaan mengakibatkan orang meninggal dunia,” ujar Bayu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (2/9/2023).
Bayu menuturkan, peristiwa tawuran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu menyebabkan korban berinisial MBF (16) meninggal dunia akibat luka bacok di punggungnya akibat benda tajam.
”Korban mengalami luka terbuka di bagian punggung diduga akibat benda tajam,” kata Bayu.
Kendati demikian, Bayu belum mengungkap lebih jauh mengenai kronologi peristiwa tersebut, termasuk motif terjadinya tawuran itu. Ia hanya menyampaikan pelaku yang membacok korban sudah ditangkap.
”Untuk pelaku sudah ada yang diamankan. Namun masih proses pengembangan oleh Tim Gabungan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tangsel dan Unit Reskrim Polsek Serpong,” jelasnya.



