Retret di Akmil, Bupati Kudus Dapat Bekal Berharga dari Sri Mulyani
Supriyadi
Senin, 24 Februari 2025 12:31:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bupati Kudus, Jawa Tengah, Samani Intakoris mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Senin (24/2/2025). Ia pun mengaku mendapatkan bekal berharga dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi pemateri hari keempat retret. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menyoroti optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bupati Kudus Samani Intakoris, mengatakan materi yang disampaikan Sri Mulyani sangat relevan dalam tata kelola keuangan daerah.
Menurutnya, optimalisasi APBD bukan sekadar efisiensi. Melainkan juga menjadi bagian dari refleksi dan introspeksi dalam mengelola anggaran daerah. Sehingga agar lebih tepat sasaran.
Ia menilai APBD harus dikelola secara transparan dan efisien. Tujuannya agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Belanja daerah harus lebih berkualitas dan tepat sasaran. Pemerintah pusat menekankan agar anggaran yang tersedia tidak hanya terserap. Melainkan juga menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat,” kata Samani kepada awak media.
Ia menambahkan, Sri Mulyani juga menyoroti perlunya perencanaan yang matang dalam penggunaan APBD. Ia menekankan setiap kepala daerah harus memastikan anggaran yang tentunya tidak hanya digunakan untuk belanja rutin.
Pertumbuhan ekonomi...
- 1
- 2



