Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jagat maya dibuat heboh dengan kabar duka istri Gus Baha meninggal dunia. Kabar duka ini bahkan beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp khususnya WhatsApp Group.
Pesan berantai WhatsApp tersebut disertai dengan flayer bertuliskan kabar duka lengkap dengan foto almarhumah lengkap dengan namanya yakni, Ibu Nyai Iva A’yuni.
Hanya saja, bagi Kamu yang mendapat flayer ini wajib mencermati lebih lanjut. Pasalnya banyak yang menduga almarhumah adalah istri KH Ahmad Bahaudin Nursalim, ulama kharismatik asal Sarang, Rembang yang akrab disapa Gus Baha.
Padahal, dalam flayer tersebut Gus Baha yang dimaksud adalah KH Muhammad Baha’udin atau Kiai Baha Kediri.
Fakta ini juga dibenarkan oleh akun TikTok @ahmadaqosidulhaq. Akun tersebut menjelaskan bahwa Gus Baha yang dimaksud dalam berita duka tersebut adalah Kiai Baha dari Kediri, Jawa Timur.
Kiai Baha ini merupakan paman dari penceramah muda Gus Elham Yahya.
Nyai Iva A’yun meninggal dunia dan prosesi pemakamannya diunggah di media sosial. Hal inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman di kalangan warganet.
Netizen pun ramai-ramai menyampaikan ucapan duka cita dan doa agar almarhumah husnul khatimah.



