Inflasi Oktober 2025 Sentuh 2,86 Persen, Harga Emas Jadi Biang Utama
Supriyadi
Selasa, 4 November 2025 07:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews,Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi tahunan Indonesia pada Oktober 2025 mencapai 2,86 persen (year-on-year/yoy).
Angka ini didorong oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,01 pada Oktober 2024 menjadi 109,04 pada Oktober 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan tersebut, seiring dengan meningkatnya harga emas global yang langsung memengaruhi pasar domestik.
Melansir Antara, Pudji menyatakan, emas menjadi komoditas penyumbang utama inflasi tahunan pada Oktober 2025 dengan andil sebesar 0,68 persen, seiring dengan peningkatan harga emas global yang berdampak langsung terhadap pasar domestik.
Komoditas dengan andil inflasi terbesar lainnya adalah cabai merah (0,28 persen), beras (0,16 persen), tarif air minum PAM (0,14 persen), dan ikan segar (0,13 persen).
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terbesar disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 4,99 persen yoy dengan andil inflasi 1,43 persen.
Komoditas yang paling berpengaruh dalam kelompok tersebut ialah cabai merah, diikuti beras dan bawang merah.
Kelompok pengeluaran selanjutnya yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan Oktober 2025 adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 11,87 yoy dan memberikan andil inflasi sebesar 0,77 persen.
Listrik Juga Jadi Penyebab...
- 1
- 2



