”Untuk mengantisipasi kecelakaan dan kemacetan itu, Polda Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 56 pos, yang merupakan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu,” ujarnya.
Iwan menekankan, untuk menyukseskan perayaan Nataru 2026 di Kalimantan Tengah, pihaknya memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah provinsi, yakni Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya.
Pemetaan ini juga sebagai langkah awal untuk pihaknya melaksanakan Operasi Lilin Telabang 2025 sehingga dapat memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
”Tentu kami berharap seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dapat merayakan Nataru 2026 ini dengan penuh damai dan suka cita,” tambahnya.
Murianews, Palangkaraya – Polda Kalteng melakukan langkah antisipasi besar menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 42 lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan 35 kawasan rawan kemacetan telah dipetakan di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa pemetaan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Lilin Telabang 2025 guna memberikan rasa aman maksimal bagi masyarakat.
”Pemetaan ini dilakukan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang ingin merayakan Nataru 2026,” ujar Iwan seperti dilansir Antara, Kamis (18/12/2025).
Iwan mengungkapkan, 42 daerah rawan kecelakaan tersebut, yakni di Kota Palangka Raya sebanyak tujuh titik, Kabupaten Gunung Mas sebanyak satu titik, Kabupaten Murung Raya lima titik, Kabupaten Kabupaten Barito Utara enam titik, Kabupaten Barito Selatan satu titik, Kabupaten Barito Timur tiga titik.
Kemudian di Kabupaten Pulang Pisau lima titik, Kabupaten Kapuas satu titik, Kabupaten Seruyan tiga titik, Kabupaten Kotawaringin Timur tiga titik, Kabupaten Sukamara tiga titik, Kabupaten Lamandau dua titik, Kabupaten Kotawaringin Timur dua titik dan Kabupaten Katingan satu titik.
”Selain itu, kami juga telah memetakan 35 kawasan rawan terjadi kemacetan pada perayaan Nataru 2026,” ungkapnya.
Puluhan titik rawan macet tersebut yakni di Kota Palangka Raya sebanyak dua titik, Kabupaten Gunung Mas satu titik, Murung Raya tiga titik, Barito Utara dua titik, Barito Selatan dua titik, Barito Timur tiga titik.
Kemudian di Kabupaten Pulang Pisau tiga titik, Kapuas tiga titik, Seruyan tiga titik, Kotawaringin Barat satu titik, Lamandau satu titik, Kotawaringin Timur tiga titik dan Katingan satu titik.
Antisipasi Polda...
”Untuk mengantisipasi kecelakaan dan kemacetan itu, Polda Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 56 pos, yang merupakan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu,” ujarnya.
Iwan menekankan, untuk menyukseskan perayaan Nataru 2026 di Kalimantan Tengah, pihaknya memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah provinsi, yakni Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya.
Pemetaan ini juga sebagai langkah awal untuk pihaknya melaksanakan Operasi Lilin Telabang 2025 sehingga dapat memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
”Tentu kami berharap seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dapat merayakan Nataru 2026 ini dengan penuh damai dan suka cita,” tambahnya.