OTT Bupati Bekasi: KPK Amankan Ayah Kandung Ade Kuswara Kunang
Supriyadi
Jumat, 19 Desember 2025 15:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan fakta terbaru terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi yang menjaring Bupati Ade Kuswara Kunang.
Dari tujuh orang yang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, salah satunya teridentifikasi sebagai ayah kandung sang Bupati, yaitu HM Kunang.
Pihak KPK mengonfirmasi kehadiran tokoh senior tersebut di antara para pihak yang diamankan dalam operasi senyap pada Kamis (18/12/2025).
”Benar. Jadi, di antara tujuh orang yang diamankan, salah satunya ayah dari Bupati,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo seperti dilansir Antara, Jumat (19/12/2025).
Saat ini, Ade Kuswara, HM Kunang, beserta lima orang lainnya tengah menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam sesuai KUHAP untuk melakukan gelar perkara guna menentukan status hukum mereka, apakah akan naik menjadi tersangka atau tidak.
Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama pada 2025 dengan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.
Kedua, pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
Ketiga, OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
OTT KPK...
- 1
- 2



