Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Situbondo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo terus bergerak cepat mengungkap tabir misteri di balik pembunuhan tiga orang satu keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki.

Sejak pembunuhan terjadi Minggu (28/12/2025) hingga Senin (5/1/2026), tim penyidik telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan, 15 saksi ini terdiri dari berbagai unsur. Mulai dari orang terdekat hingga tetangga korban.

”Total sudah 15 saksi yang kami periksa, salah satunya adalah ayah korban,” katanya seperti dilansir Antara.

Saat ini, pihaknya pun masih melakukan pendalaman penyelidikan. Ia pun tak menampik, jumlah saksi akan bertambah seiring dengan fakta yang ditemukan di lapangan.

Sebelumnya, tiga orang satu keluarga ditemukan bersimbah darah di dalam rumah. Ketiga korban pembunuhan itu, yakni Muhammad Hasim (58) dan istrinya, Suningsih (38), serta anak perempuannya, Umi Rahmania (18).

Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.

Mengenai hasil otopsi dari RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, ia mengatakan ketiga korban meninggal dunia karena gagal nafas dan kehabisan banyak darah sehingga suplai oksigen ke otak berhenti.

Hasil Autopsi...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler