Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis 2026.

Tahun ini, pemprov menyediakan kuota sebanyak 3.040 tiket bus yang dapat diakses oleh warga Jawa Barat secara digital untuk memastikan proses yang lebih transparan dan praktis.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyatakan bahwa penggunaan platform digital merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang modern.

Pendaftaran tiket bus gratis tersebut telah terintegrasi sepenuhnya melalui aplikasi Sapawarga.

”Program ini terbuka bagi seluruh warga yang memiliki identitas asal atau bertempat tinggal di Jawa Barat, dengan memenuhi persyaratan dokumen yang telah ditentukan,” katanya seperti dilansir Antara.

Proses pendaftaran program mudik ini telah dibuka sejak 11 Februari 2026 dan direncanakan akan terus berlangsung hingga 12 Maret 2026 mendatang.

Masyarakat yang berminat hanya perlu mengunduh aplikasi Sapawarga dan memasukkan data diri penting seperti Nomor Induk Kependudukan, nomor Kartu Keluarga, serta memilih rute keberangkatan yang diinginkan.

Setelah mendaftar, calon pemudik diwajibkan melakukan aktivasi tiket untuk menentukan tanggal keberangkatan pada periode 1 hingga 12 Maret 2026.

Gandeng Jasa Raharja...

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jabar menggandeng Jasa Raharja untuk menyiapkan sebanyak 74 unit bus dari berbagai operator transportasi ternama, mulai dari Damri, Sugeng Rahayu, hingga Primajasa.

Seluruh armada ini dijadwalkan akan diberangkatkan pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026. Adapun titik keberangkatan akan dipusatkan di beberapa lokasi strategis seperti Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

Program mudik tahun ini mencakup 15 rute padat penumpang baik untuk tujuan di dalam provinsi maupun luar provinsi Jawa Barat.

Beberapa rute utama yang tersedia di antaranya adalah perjalanan dari Bandung menuju Sukabumi dengan kuota 400 tiket, serta rute Yogyakarta menuju Bandung dengan 360 tiket.

Selain itu, tersedia pula rute Bandung ke Yogyakarta, Bandung ke Solo, Bogor Cileungsi ke Bandung, dan Cikarang ke Tasikmalaya yang masing-masing mendapatkan alokasi sebanyak 320 tiket.

Terkait aspek keselamatan, Dhani Gumelar menjamin bahwa seluruh unit bus yang digunakan telah melewati pemeriksaan teknis atau ramp check secara ketat sebelum hari keberangkatan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan armada dalam kondisi prima dan layak jalan. Tidak hanya kendaraan, para pengemudi dan kru bus juga dipastikan dalam kondisi kesehatan yang stabil dan siap melayani penumpang dengan standar keselamatan tinggi.

Dhani mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kuota terbatas ini agar perjalanan pulang kampung dapat ditempuh dengan lebih tertib.

Pemerintah juga berharap program ini dapat menekan angka pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, mengingat risiko kecelakaan sepeda motor di jalur mudik tergolong lebih tinggi.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler