Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalalhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, banjir dipicu intensitas hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem di Kabupaten Pati sejak sepekan terakhir.
’’Ini mengakibatkan Daerah Aliran Sungai di wilayah Kabupaten Pati, tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan di Pati,’’ ujar dia, Selasa (28/2/2023).
Baca: Banjir, Jalan Jakenan-Winong Pati Ditutup
Kecamatan yang dilanda banjir, yakni Kecamatan Gabus , Kecamatan Jakenan, Pati, Sukolilo, Dukuhseti dan Kecamatan Juwana. Setidaknya 18 desa diterjang banjir.
Desa-desa yang dilanda banjir yakni, Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan, Kosekan (Kecamatan Gabus), Karangrowo, Ngastorejo dan Glongggong (Jakenan).
Lalu, Desa Doropayung, Bumirejo, Kedungpancing dan Jepuro (Kecamatan Juwana). Kemudian Kecamatan Pati ada di Desa Gajahmati dan Mustokoharjo.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



