Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penjaga SDN Banjarsari 2, Edi Suroso mengatakan, banjir berkali-kali menggenangi sekolah itu. Banjir terjadi sejak akhir Desember 2022 lalu. Kemudian naik-surut dan terakhir sejak dua pekan lalu.

’’SD Banjarsari 2 terkena banjir sejak akhir Desember. Kemudian surut naik, surut naik hingga saat ini. Setelah Natal sudah ada banjir,’’ ujar dia saat ditemui di SDN Banjarsari 2.

Baca: Teater Minatani Pati Suguhkan Lima Pementasan di Aktor-Aktor Gumregah

Saat ini ketinggian banjir di SD itu berkisar 10 cm hingga 30 cm. Terlihat sekolah itu terlihat sepi, air bercampur lumpur menggenangi halaman dan beberapa ruang kelas.

Bangku di sekolah pun dinaikkan ke atas meja. Begitu juga perabotan sekolah lainnya. Karena kondisi ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) dialihkan melalui daring.

’’Banjir ini karena luapan Sungai Silugonggo. KBM dialihkan secara daring sejak Februari. Sejak PTS (penilaian tengah semester, red) tergenang banjir hingga saat ini belum kembali ke sekolah karena kondisi kelas tergenang air,’’ jelas dia.Kepala Desa Banjarsari Sudiman menambahkan, selain SDN Banjarsari 2, beberapa fasilitas umum di desanya juga tergenang banjir. Di antaranya halaman SDN Banjarsari 1, jalan desa hingga tempat ibadah.’’Rumah yang tergenang sekitar 685 rumah. Jumlah warga yang terdampak 1.400-an jiwa. Ada SD, dan masjid ada tiga. Untuk siswa SDN Banjarsari 2 lewat daring karena bahaya,’’ ujarnya.https://youtu.be/GW_heLx58AIReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler