Warga Kasiyan Pati Menganggur Gegara Banjir Tak Kunjung Surut
Umar Hanafi
Sabtu, 18 Maret 2023 14:36:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satu warga yang menganggur yakni, Edi Siswanto. Ia yang biasa jualan ikan di Pasar Bareng, Kabupaten Kudus pun tak bisa berdagang. Sebab, akses jalan menuju ke sana terendam banjir.
Usaha warung kopi milik istrinya di depan rumah juga terpaksa tutup. Sebab, para pelanggannya yakni para pengendara yang melintasi Jalan alternatif Kudus-Pati itu turut ’’disapu’’ banjir.
’’Karena adanya banjir ini saya menganggur. Sudah sampai tiga bulan. Tidak bisa ke Pasar Bareng. Saya jualan ikan. Sementara ya berhenti dulu,’’ kata dia saat ditemui Murianews, Jumat (17/3/2023).
Baca: MTs Negeri 1 Pati Raih Penghargaan MURI, Ini Rekor yang Dibuat
Jalan alternatif Pati-Kudus, tepatnya di Desa Kasiyan, saat ini terendam banjir dengan kedalaman bervariasi, yakni, antara 5 sentimeter hingga 50 sentimeter.
Akses jalan ini sudah tergenang banjir sejak Desember 2022 lalu. Banjir sempat surut, namun akhir Februari 2023 lalu, kembali tinggi.
Bening air banjir membuat tampak ikan-ikan kecil dan lumut yang tumbuh di badan jalan tampak jelas. Beberapa titik juga ditumbuhi enceng gondok. Kondisi itu membuat jalan yang juga jadi akses alternatif dari Kudus ke Purwodadi itu taka man.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



