Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Rumah produksi kripik tempe milik Agus Hartoyo (43) yang berada di Desa Langse RT 04 RW 01, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) ludes terbakar. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/10/2023) malam kemarin.
Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pati Sugiyono menuturkan, pihaknya menerima laporan atas kejadian ini pada pukul 21.00 WIB. Pos Damkar Pati kemudian bergegas mendatangi lokasi kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.
”Kami terjunkan sebanyak 3 Unit Damkar Pati. Satu unit Damkar Garuda juga membantu, 2 mobil tangki BPBD ikut diterjunkan. Anggota TNI, POLRI, kemudian relawan Banser TRS BPBD dan warga setempat mencoba memadamkan api,” ungkap dia, Kamis, (26/10/2023).
Pihaknya sempat kesulitan menjinakkan si jago merah. Beruntung para petugas sigap sehingga api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah warga lainnya.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati, Heru Kristanto menambahkan api bisa dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB.
”Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api baru dipadamkan sekitar pukul 11 malam,” imbuh dia.
Ia mengungkap api diduga berasal dari tungku api yang berada di rumah produksi tersebut. Lantaran terus membesar, api tersebut menyebabkan kebakaran yang hebat. Pemilik ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 600 juta.
”Kerugian atas kejadian ini kurang lebih Rp 600 juta. Rumah ludes terbakar, sehingga kerugian cukup besar,” tandas Heru.
Editor: Cholis Anwar



