Atasi Inflasi, Ribuan Paket Sembako Murah Digelontorkan di Pati
Umar Hanafi
Selasa, 21 November 2023 14:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Ribuan paket sembako murah digelontorkan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ini dilakukan untuk mengatasi inflasi yang membuat sejumlah harga keputusan pokok melambung tinggi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati Hadi Santoso mengatakan, sebanyak 3.140 paket sembako harga murah tengah disalurkan. Paket sembako ini disalurkan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jakenan dan Kecamatan Gunungwungkal.
Penyaluran di Kecamatan Jakenan digelar di Kantor Kecamatan Jakenan, Selasa (21/11/2023). Sebanyak 1500 sembako mulai disalurkan kepada masyarakat. Sementara sisanya akan disalurkan di Kecamatan Gunungwungkal pada Rabu (22/11/2023) besok.
Masing-masing paket berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng satu liter dan gula satu liter disalurkan melalui pasar murah di dua kecamatan.
”Semestinya total dalam satu paket seharga Rp 72.000 tetapi masyarakat hanya menebus harga Rp 42.000,” kata Hadi.
Hadi menyebut ribuan paket yang dibagikan sebagai upaya menekan harga. Menyusul melambungnya sejumlah harga sembako di Kabupaten Pati. Salah satunya beras.
Harga kebutuhan pokok ini terhitung masih relatif tinggi. Sejak pertengahan tahun komoditas harga beras masih bertahan diharga Rp 13.000 perkilogram.
Langkah ini pun disambut warga. Salah satu Ayu (35) mengaku senang dengan keberadaan pasar murah. Menurutnya subsidi yang diberikan dinilai sangat membantu dirinya dalam menghemat pengeluaran sehari-hari.
”Alhamdulillah harganya lumayan murah jika dibandingkan di pasar. Semoga sejumlah sembako di pasar tradisional kembali normal. Sehingga biaya hidup dapat terjangkau kembali,” pungkas dia.
Editor: Supriyadi



