Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Pj Bupat Pati Henggar Budi Anggoro menyebut penggantian Tugu Gabus Pati menjadi Tugu Pancasila Gabus merupakan inisiatif dari tokoh masyarakat setempat.

Pernyataan itu diungkapkan Henggar usai meresmikan Tugu Pancasila dan Taman Pancasila Gabus bersama Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) KH Yudian Wahyudi, Sabtu (2/3/2024).

Henggar mengaku pihaknya tidak meminta adanya pergantian tugu di pertigaan Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan pembangunan Taman Pancasila itu.

Henggar mengungkapkan penggantian Tugu Gabus dan Pembangunan Taman Pancasila Gabus dilakukan oleh masyarakat sendiri setelah adanya inisiatif dari tokoh masyarakat setempat.

”Taman Pancasila dan Tugu Pancasila Gabus ini inisiatif dari warga sendiri. Jadi kita tidak ngejar-ngejar. Saya terima kasih karena ini merupakan langkah kongkrit untuk meningkatkan pembinaan ideologi Pancasila di kawasan Gabus,” kata Henggar kepada Murianews.com.

Bahkan ia mengaku pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak mengeluarkan biaya untuk membangun Tugu Pancasila Gabus maupun Taman Pancasila Gabus.

”Anggaran juga swadaya masyarakat. Untuk (pembinaan ideologi Pancasila) di kecamatan lain kita lakukan di sekolah-sekolah,” ujar Henggar.

Ia pun berharap keberadaan Tugu Pancasila Gabus maupun Taman Pancasila Gabus menjadi monumen untuk meningkatkan ideologi Pancasila di lingkungan masyarakat.

Dengan meningkatnya ideologi Pancasila di masyarakat, rasa toleransi dan kerukunan antarumat agama semakin terjaga.

”Mudah-mudahan pembinaan ideologi pancasila di Kabupaten Pati semakin meningkat lagi,” tandas dia.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat mengkritik penggantian Tugu Gabus menjadi Tugu Pancasila Gabus. Penggantian ini dinilai membuat badan jalan semakin kecil.

Selain itu, penggantian Tugu Gabus menjadi Tugu Pancasila Gabus dinilai menghilangkan identitas Kecamatan Gabus yang identik dengan ikan gabus.

Sebelum diganti, tugu yang terletak di jantung Kecamatan Gabus itu berbentuk pilar persegi empat yang di atasnya tedapat dua patung ikan gabus. Tugu tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun. Namun warga tidak tahu persis kapan berdirinya tugu itu.

Kini, tugu tersebut berubah menjadi Tugu Pancasila Gabus. Ukuran tugu itu lebih besar dari sebelumnya. Di bagian bawah terdapat patung mirip Presiden RI Pertama, Ir Sukarno.

Di bawah patung tersebut, ada tulisan Tugu Pancasila Gabus. Sementara di atas patung Ir Sukarno menjulang sebuah pilar berbentuk segi enam. Terdapat tulisan sila sila pertama hingga ke lima di masing-masing sudut pilar tersebut.

Terpampang juga ’Pancasila’ di atasnya. Sebuah pilar lebih kecil di atasnya. Pilar tersebut menyangga patung burung Garuda Pancasila dan tiga patung bambu runcing.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler