Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, PatiPj Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko mengeluh soal pemasangan APK (Alat Peraga Kampanye) yang dipaku di pohon. Menurutnya, hal itu bisa merusak ekologi dan estetika kota.

Hal ini disampaikan Pj Bupati Pati saat membuka Rakor Penetapan APK Pilkada Pati 2024 di Ruang Pragola, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Selasa (17/9/2024).
Sejumlah pihak hadir dalam acara itu.

Di antara yang hadir adalah Ketua KPU Pati Supriyanto, Ketua Bawaslu Pati Supriyanto dan Perwakilan Forkopimda Kabupaten Pati. Kemudia juga Kasatpol PP Kabupaten Pati Sugiyono serta sejumlah pimpinan OPD hingga para camat.

Sujarwanto mengatakan bahwa Rakor ini menjadi sangat penting untuk menetapkan nantinya mana lokasi yang boleh dan mana lokasi yang tidak diperbolehkan dalam pemasangan APK dalam Pilkada Pati 2024.

”Ibarat sebuah pesta, hiasan dalam pesta itu akan menjadikan pesta menjadi meriah asal penempatan hiasan tersebut tidak mengganggu kenyamanan jalannya pesta demokrasi di Pati ini,” tutur Pj Bupati Pati.

Menurutnya, hal ini perlu diatur agar para kontestasi Pilkada Pati 2024 juga ikut menjaga estetika atau keindahan kota. Menurutnya, baliho APK yang dipasang sembarangan bisa merusak estetika kota. Salah satunya APK yang dipaku di pohon.

”Kalau ini semua sudah disepakati bersama, maka estetika kota dan lingkungan akan menjadi baik dan bisa menjadi ajang sosialisasi visi misi atau tawaran progam calon Bupati dan Wakil Bupati, maupun calon Gubernur dan Wakil Gubernur,” tambahnya.

Ia pun berharap para calon nantinya mentaati aturan yang berlaku. Ia pun meminta Bawaslu Kabupaten Pati untuk menindak sekecil apapun pelanggaran yang terjadi. Menurutnya, aturan tersebut kuncinya ada di Bawaslu.

”Terakhir saya hanya berpesan hindari merusak pohon untuk pemasangan APK. Kalau mungkin ditali tidak apa-apa, asalkan jangan dipaku. Kasihan nanti pohon itu bisa rusak dan tentunya bisa merusak ekologi,” pungkasnya.

Pj Bupati Pati juga berharap Rakor Penetapan APK ini bisa menghasilkan keputusan yang terbaik untuk semua pihak. Sehingga Pilkada Pati 2024 menjadi aman, nyaman dan damai.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler