Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, PatiUniversitas Safin Pati (USP) menggelar upacara wisuda kedua. Tiga orang dalam acara wisuda ini terpilih menjadi wisudawan terbaik di tiga prodi masing-masing.

Sebanyak 163 wisudawan mengikuti upacara wisuda di Safin Arena, Senin (11/11/2024). Mereka merupakan lulusan dari prodi D3 Farmasi, S1 Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners.

Para wisudawan tampak sumringah saat dipanggil satu persatu maju ke atas panggung untuk upacara wisuda. Mereka kemudian mendapatkan ijazah satu persatu.

Sebelumnya, tiga wisudawan terbaik mendapatkan kehormatan menjadi yang pertama naik ke panggung. Mereka adalah Insan Charira prodi D3 Farmasi dengan nilai IPK 3,65, Triana Wahyuningsih prodi ilmu keperawatan (3,72) dan Winarni prodi profesi ners (3,90).

”Walau kita baru dua tahun berdiri. Artinya yang banyak wisuda ini itu mahasiswa perguruan tinggi lama. Ada dari Stikes, Stimik dan STIT,” ujar Rektor USP, Dr Drs. Murtono, Mpd.

Ia mengaku bertekad mejaga kualitas perguruan tinggi dan menjamin mutu pendidikan dengan berupaya agar seluruh prodi USP terakreditasi. Bahkan, ia mengklaim ilmu keperawatan Universitas Safin Pati sudah mempunyai akreditasi internasional.

”Akreditasi internasional, kami mendapatkan hibah, keperawatan agar go internasional. Karena kami memiliki kerja sama dengan Jepang dan Abu Dhabi,” ungkap dia.

Ia menjelaskan ada beberapa biro ketenagakerjaan yang sudah ke Jepang untuk melakukan survai. Begitu juga perwakilan Jepang sudah meninjau Universtas Safin Pati. Hal ini membuat kurikulum Univeritas Safin Pati disesuaikan dengan luar negeri.

”Sehingga kurikulum ilmu keperawatan itu sudah didesain kebutuhan Jepang dan Adu Dhabi. Setelah lulus dari sini, bisa kerja di sana,” kata dia.

Penyesuaian kurikulum.....

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler