Hilal Tak Terlihat di Langit Pati, Awal Ramadan Menunggu Sidang Isbat
Umar Hanafi
Jumat, 28 Februari 2025 18:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kemenag Pati dan tim gabungan rukyatul hilal Kabupaten Pati beberapa kali menggelar rukyatul hilal. Sebelumnya, mereka mengamati bulan baru di Bukit Sukobubuk, Kecamatan Margorejo.
Namun lokasi itu ditinggalkan dan diganti di area persawahan Desa Jambean Kidul lantaran akses jalan menuju Bukit Sukobubuk terjal dan tak bersahabat.
”Sebelumnya tempatnya representatif. Sukobubuk representasi tapi akses tidak layak. Kita mencari alternatif sehingga mendapatkan lokasi ini. Saat ini paling layak di sini,” ungkap dia.
Sebagai informasi, Kemenag menggelar rukyatul hilal di 125 lokasi di Indonesia. Kemenag Jawa Tengah mengamati bulan baru di 6 lokasi, salah satunya di Pati.
Editor: Zulkifli Fahmi



