Tak Cuma RSUD Soewondo Pati, Honorer Puskesmas Juga Ikut Terancam PHK
Umar Hanafi
Senin, 24 Maret 2025 16:11:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengakui, pegawai honorer tersebut digaji oleh RSUD Soewondo, RSUD Kayen maupun puskesmas yang statusnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bukan digaji oleh pemerintah daerah melalui APBD.
Namun, kalau keuangan rumah sakit maupun puskesmas kalau tidak sehat, maka akan sulit untuk melakukan pengembangan atau pembenahan.
Akibatnya menurut Sudewo, pelayanan di rumah sakit akan terganggu dan banyak pasien yang mendapatkan pelayanan tidak bagus.
”Bahkan pasien ditolak dan pindah rumah sakit. Atau malah tidak mau berobat di Rumah Sakit Soewondo,” pungkas Bupati Sudewo.
Editor: Cholis Anwar



