Kisah Pilu Mbah Jemi Pati, Hidup Sebatang Kara di Gubuk Derita
Umar Hanafi
Selasa, 6 Mei 2025 18:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah seorang tetangga Mbah Jemi, Syaifudin mengungkapkan, rumah nenek tersebut pernah mendapatkan bantuan renovasi dari pihak swasta.
”Ini pernah dapat bantuan, cuma dari swasta. Pernah dibahas dulu. Tapi ndak tahu mungkin ada kendala sehingga belum dapat. Semoga ada perhatian dari pemerintah maupun relawan,” tuturnya.
Kini, Mbah Jemi hanya bisa pasrah menjalani sisa hidupnya. Harapan untuk dirawat oleh anaknya di usia senja tampaknya belum akan terwujud.
Editor: Cholis Anwar



