Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Berdasarkan sejumlah video yang beredar di grup WhatsApp hingga Facebook, sejumlah siswa SMK terlibat baku hantam di sebuah jalan raya. Beberapa motor tampak tergeletak di tengah jalan.

Sementara beberapa siswa saling memukul dengan kayu hingga bambu. Dalam video itu, sampak seorang siswa terkapar di tengah jalan.

Ia hendak dibopong oleh kawannya, namun tidak kuat. Terdengar juga suara histeris dari warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Menurut kesaksian warga tawuran terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu salat jumat masih berlangsung.

”Kejadiannya saat saat jumat. Saya bilang gini ke mereka, ’waktu salat jumat kok malah bertengkar’,” ujar salah satu warga Bu De ditemui Murianews.com di lokasi kejadian.

Pedagang nasi ini mengaku saat kejadian sedang melayani pelanggan. Tiba-tiba sekelompok siswa yang diduga dari SMK Tunas Harapan berdatangan dengan naik motor.

”Terus dikejar (oleh siswa SMK lainnya) dengan pakai bambu dan kayu,” ujar Bu De.

Selang beberapa saat, siswa yang diduga dari SMK Tunas Harapan kembali dengan menyalakan mercon. Tawuran pun kembali terjadi.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler