Usai Didemo, Pj Kades Talun Pati Relakan 70 Persen Bengkok ke Warga
Umar Hanafi
Senin, 1 September 2025 15:31:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Pj Kades Talun Mat Soleh merelakan 70 persen hasil tanah bengkok desanya untuk kepentingan warga. Keputusan ini usai dirinya didemo puluhan warga yang tergabung dalam Solidaritas Warga Talun, Senin (1/9/2025).
Demo ini memaksa Pj Kades Talun Mat Soleh untuk menggelar audiensi dengan warga. Hasilnya, Mat Soleh merelakan 70 persen hasil tanah bengkok Kades untuk PAD desa.
”Audiensi yang ada tadi sudah terjawab semuanya Lewat rapat ini. Kita semuanya melaksanakan apa yang sesuai kesepakatan. Bengkok nanti akan dimusyawarahkan dulu seperti hasil rapat tadi,” ujar Mat Soleh.
Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kelurahan Pati Kota ini menjabat Pj Kades Talun sejak 19 Agustus 2025 lalu. Mat Soleh merangkap Pj Kades Talun setelah mendapatkan SK dari Bupati Pati Sudewo.
Sementara itu, perwakilan warga Moh Ibnu Abbas mengapresiasi langkah Pj Kades Talun Mat Soleh. Ia pun berharap Pj Kades Talun melakukan transparan.
”Semuanya disepakati. Kemudian urusan terkait dana desa yang kemarin anggaran 2025 di termin pertama sebesar Rp 500 juta, nanti akan diselesaikan tahun ini,” ungkap dia.
Ibnu Abbas juga menyambut baik kerelaan Pj Kades untuk menyerahkan 70 persen tanah bengkok kepada warga berupa PAD.
”Soal bengkok kades defenitif itu 12,8 hektar. Kesepakatan adalah dengan adanya ini pak kades siap menerima berapa pun kalau dikasih oleh masyarakat desa berdasarkan hasil musdes. Mau dikasih 30 persen Monggo, 50 persen Monggo,” tutur dia.
Siap mundur...
Ibnu Abbas juga menyambut baik langkah Pj Kades Talun yang siap mundur bila tak bisa menyelesaikan tugas pada tahun ini.
”Nanti kesepakatannya ada fakta integritas di mana seluruh tuntutan kami disetujui. Bahkan PJ Kades siap mengundurkan diri bersama BPD apabila merasa tidak mampu di akhir tahun ini. Ini bentuknya fakta integritas,” tandas Ibnu Abbas.
Editor: Cholis Anwar



