Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Sejumlah harga bahan pangan di Kabupaten Pati mengalami kenaikan. Salah satunya yakni harga cabai karena pasokannya yang terbatas.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati, dua jenis cabai yakni, cabai merah keriting dan cabai merah besar teropong yang mengalami kenaikan.

Cabai merah keriting naik sebesar Rp 5 ribu. Dari sebelumnya harga Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg.

Sedangkan cabai merah besar teropong naik sebesar Rp 2 ribu. Dari sebelumnya seharga Rp 42 ribu per kg menjadi Rp 44 ribu per kg.

Pengawas Usaha Operasi Produksi dan Pemasaran pada Disdagperin Pati, Cahya Hesti Darmawan mengungkapkan, kenaikan harga cabai ini disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya karena pasokannya menurun.

”Secara umum kemarin sempat turun terus ini ada kenaikan. Mungkin pasokan. Karena kita bukan cabai lokal saja. Kita dari Bandungan dan Jawa Timur,” ungkapnya, Sabtu (13/9/2025).

Pihaknya memperkirakan, produksi cabai di daerah pemasok sedang kurang maksimal. Sehingga kondisi ini mempengaruhi pasokan cabe ke Bumi Mina Tani ini.

”Pengaruh faktor cuaca. Hasil panen hasilnya kurang bagus,” ungkap dia.

Selain Cabai... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler