Pemkab Pati Ajukan Rp 1,145 Triliun ke Pemerintah Pusat, untuk Apa?
Umar Hanafi
Selasa, 28 Oktober 2025 16:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati) mengajukan Rp 1,145 triliun kepada Pemerintah Pusat. Dana ini untuk meningkatkan berbagai bidang di Bumi Mina Tani pada tahun 2026.
Kapala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati, Muhtar memaparkan, usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor T/267/000.7/2025 tertanggal 27 Oktober 2025, yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah, Riyoso, atas nama Bupati Pati.
”Langkah ini menurut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.3/7365/SJ tanggal 22 Oktober 2025 tentang rapat koordinasi sinkronisasi program dan kegiatan kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah tahun 2026,” ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Murianews.com, Selasa (28/10/2025).
Dalam surat tersebut, lanjut dia, Pemkab Pati memaparkan lima bidang prioritas yang diusulkan.
Lima tersebut yakni bidang pendidikan senilai Rp 14,925 miliar, mencakup rehabilitasi ruang kelas, toilet, laboratorium, serta pengadaan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk 58 sekolah menengah pertama (SMP) negeri di berbagai kecamatan.
Bidang kesehatan senilai Rp 384,367 miliar, meliputi pembangunan gedung rawat inap delapan lantai dan gedung radioterapi di RSUD RAA Soewondo, pengadaan alat kesehatan modern seperti MRI dan Linear Accelerator, peningkatan fasilitas Puskesmas, serta program penunjang kesehatan masyarakat.
Bidang infrastruktur jalan senilai Rp 685,965 miliar, untuk rehabilitasi 107 ruas jalan di seluruh wilayah Kabupaten Pati, termasuk ruas strategis seperti Tayu-Dukuhseti, Juwana-Guyangan, hingga Prawoto-Batas Kudus.
Lalu, peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 60 miliar, dengan target 3.000 unit rumah tersebar di berbagai desa di 21 kecamatan.
- 1
- 2



