Pemkab Pati Berencana Ajukan Pinjaman Rp 90 M, Untuk Apa?
Umar Hanafi
Senin, 10 November 2025 15:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Besarannya Rp 90 miliar. Yang nanti 2027 kita cicil kurang lebih Rp 32 miliar, 2028 sekitar itu, 2029 sekitar Rp 32 miliar dan itu sudah teralokasi dalam APBD. Tidak memberikan beban kepada masyarakat,” bebernya.
Sudewo menambahkan, pinjaman daerah merupakan saran dari pemerintah pusat. Hal ini diharapkan untuk mempercepat pembangunan di daerah.
”Itu adalah salah satu upaya dalam rangka mempercepat pembangunan daerah. Ini merupakan saran dari pemerintah pusat, menteri keuangan, supaya ada terobosan dari kepala daerah untuk mempercepat pembangunan,” imbuhnya.
Namun pinjaman daerah ini membutuhkan persetujuan dari DPRD Pati. Sudewo pun berharap pihak legislatif dapat menyetujui rencana pinjaman ini.
Menurutnya, pinjaman daerah tersebut perlu dilakukan. Mengingat, dana transfer daerah dipangkas cukup besar yang jumlahnya mencapai ratusan miliar.
”Transfer daerah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kurang lebih Rp 150 miliar, untuk menutup kekurangan itulah kami melakukan pinjaman,” pungkasnya.
Editor: Anggara Jiwandahana



