Puluhan Tukang Becak Lansia di Pati Dapat Becak Listrik dari Prabowo
Umar Hanafi
Rabu, 12 November 2025 20:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Puluhan tukang becak lanjut usia alias lansia di Kabupaten Pati, Jawa Tengah mendapatkan becak listrik. Bantuan dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto itu diserahkan di Pendapa Pati, Rabu (12/11/2025).
Bantuan becak listrik dari dana pribadi Presiden Prabowo ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (YGSN). Adapun penyaluran difasilitasi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).
Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyedian Akses BP Taskin, Novrizal Tahar mengatakan bantuan ini khusus diberikan pada para pengayuh becak lanjut usia, namun tetap aktif bekerja.
”Becak listrik ini bantuan langsung dari Bapak Prabowo Subianto. Jadi memang ini adalah inisiatif dari beliau untuk para pengemudi becak. Terutama yang sudah berusia senior lansia,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, becak listrik ini didesain secara khusus. Tujuannya diharapkan supaya para pengemudi becak bisa energi lebih hemat saat bekerja.
”Seandainya bisa 2 jam bekerja, becak listrik ini mungkin bekerja lebih panjang karena energinya lebih hemat. Sehingga diharapkan meningkatkan penghasilan dari para pengemudi becak tersebut,” tuturnya.
Bantuan ini juga guna mendorong pengentasan kemiskinan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pati. Ia berharap, pada akhir 2026 ini, seluruh kemiskinan ekstrem berada di angka 0 persen.
”BP Taskin bersama teman-teman dari Kabupaten Pati GSN terus bersama-sama untuk mendorong percepatan kemiskinan,” terangnya.
Terjunkan Teknisi...
- 1
- 2



