Jadwal Pemadaman Listrik Pati Pekan Ini, Sejumlah Desa Terdampak
Umar Hanafi
Senin, 17 November 2025 08:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – PLN UP3 Kudus telah merilis jadwal pemadaman listrik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah untuk pekan ini. Sejumlah desa di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani akan terdampak pemadaman listrik.
Pemadaman ini dilakukan di wilayah ULP Pati dan ULP Juwana, Rabu (19/11/2025). Adapun waktu pemadaman yakni berlangsung pada pukul 10.00 WIB-16.00 WIB untuk wilayah ULP Pati dan pukul 13.00 WIB-16.00 WIB wilayah ULP Juwana.
Perlu dicatat, waktu padam dapat berubah di luar jadwal yang ditetapkan apabila terkendal di lapangan.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak pemadaman listrik untuk menyiapkan diri. Mulai darivmengisi baterai handphone sebelum pemadaman listrik hingga memakai energi alternatif seperti disel untuk mengoprasionalkan usaha.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho dekat dengan jaringan listrik (jarak aman 3 meter dari jaringan listrik).
Berikut daftar desa dan beberapa wilayah yang mengalami pemadam listrik pada pekan ini:
PLN ULP Pati: Desa Pasucen, Desa Tegalhario, Desa Tlogosari, Desa Lahar, Desa Sumbermulyo, Desa Cabak, Desa Tanjungsari dan Desa Suwatu.
PLN ULP Juwana: Dukuh Kerep, Desa Ngemplak Kidul
Pemadaman di wilayah ULP Pati ini dikarenakan pekerjaan perluasan jaringan. Sementara di wilayah ULP Juwana dikarenakan pekerjaan konstruksi jaringan.
Editor: Zulkifli Fahmi



