Kampanyekan Ekoteologi, Kemenag Pati Tanam Seribu Bibit Pohon
Umar Hanafi
Jumat, 12 Desember 2025 13:51:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Kementerian Agama (Kemenag) Pati tengah menggencarkan program ekoteologi. Mereka pun menanamkan seribu pohon di sejumlah titik di Kabupaten Pati, Jumat (12/12/2025).
Penanaman simbolis dilakukan di Bariklana Farm, Dukuh Muktisari Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Penamaan itu dilakukan dari pihak Kemenag, FKUB, dan MUI Pati.
Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaiku mengatakan selain dilakukan penanaman simbolis, bibit pohon buah itu akan didistribusikan kepada kantor urusan agama (KUA) dan Madrasah di wilayahnya.
”Hari ini kantor kementerian agama kabupaten Pati melaksanakan ataupun menanam seribu pohon yang dilaksanakan di Farm Bariklana dan juga ini nanti akan diteruskan kepada semua kepala KUA, kepala Madrasah. Ini merupakan implementasi dari program prioritas Kementerian Agama yaitu Ekoteologi,” ujar Ahmad Syaikhu.
Melalui penanaman ini, diharapkan kedepannya akan menimbulkan kesadaran bahwa menghijaukan lingkungan merupakan ibadah. Adapun seribu bibit pohon yang ditanam itu memiliki tiga jenis diantaranya Mangga Bangkok, Nangka Thailand dan Jambu Demak.
”Ini memang yang kami tanam pada hari ini memang jenis buah-buahan, karena kita ketahui konsumsi buah-buahan itu sangat membantu imun kita, sangat membantu kesehatan kita bersama,” katanya.
Pihaknya juga berharap, penanaman bibit pohon buah ini juga akan dilakukan secara mandiri di KUA, Madrasah hingga Pondok Pesantren.
”Kami juga berharap di KUA nanti juga akan ditanami pohon di madrasah, pondok pesantren dan bahkan di lingkungan kita harapan kami gemar untuk menanam pohon,” tambahnya.
Madrasah...
- 1
- 2



