Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Harga bawang merah di tingkat petani Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengalami penurunan cukup drastis dalam dua pekan terakhir atau nyungsep. Petani hanya dihargai Rp 20 ribu per kg bawang merah.

Kondisi ini membuat petani bawang merah di Bumi Mina Tani mengeluh. Apalagi masa panen raya diperkirakan bakal berlangsung dalam waktu dekat. 

Salah satu petani bawang merah asal Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Karyanto, mengungkapkan harga bawang merah saat ini turun hingga Rp 20 ribu per kg. Padahal sebelumnya harga masih berada di kisaran Rp 30 ribu per kg. 

”Sekarang turun sampai Rp 20 ribu. Dari Rp 30 ribu jadi Rp 20 ribu. Padahal pertengahan Januari 2026 sudah mulai panen,” ujar dia, Kamis (18/12/2025). 

Menurutnya, penurunan harga ini sudah terjadi sekitar 15 hari terakhir. Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera memikirkan solusi agar harga bawang merah kembali stabil dan petani tidak terus merugi. 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Bawang Merah Kabupaten Pati, Kasnawi, mengungankapkan harga bawang merah yang tidak stabil membuat petani kebingungan. Ia menyebut harga bawang merah mulai turun sejak 15 hari lalu, bersamaan dengan mendekati musim panen. 

”Dari kemarin petani masih bisa ambil Rp 30 ribu, sekarang turun jadi Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu. Bahkan bawang ukuran kecil bisa hanya Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu per kg,” tutur dia. 

Ia khawatir, saat panen raya nanti harga justru semakin tertekan sehingga petani tidak bisa menikmati hasil jerih payah mereka.

Ketentuan Permendag...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler