Perhatian! Jalur Alternatif Pati-Kudus Ditutup Karena Banjir
Umar Hanafi
Sabtu, 17 Januari 2026 17:48:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Banjir di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati semakin meninggi. Hal ini membuat jalur alternatif Pati-Kudus itu ditutup karena banjir menggenangi jalan sepanjang 3 kilometer.
Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan memaparkan pihaknya memutuskan menutup jalur alternatif Pati-Kudus ini lantaran banjir tak kunjung surut sejak Rabu (14/1/2026) lalu. Saat ini, banjir menggenangi sekitar 3 km dengan ketinggian mulai 10 sentimeter hingga 90 sentimeter.
”Mulai kami tutup sejak pukul 11.00 WIB tadi mas. Karena banjir sampai 3 km dengan ketinggian 10 sentimeter hingga 90 sentimeter,” ujar AKP Sahlan kepada Murianews.com, Sabtu (17/1/2026).
Penutupaan akibat jalur alternatif Pati banjir ini mulai dari pertigaan Desa Cengkalsewu sampai Dukuh Poncomulyo. Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo. Sebelumnya, pihaknya masih membolehkan kendaraan roda empat melaju.
Namun lantaran banjir semakin meninggi dan kendaraan yang melaju membuat warga tak nyaman dengan ombak yang tercipta, Jalur Alternatif Pati-Kudus pun akhirnya ditutup.
”Supaya menghindari kendaraan yang melintas menuju Dukuh Poncomulyo. Karena saat terjadi genangan maka akan membuat masyarakat semakin reah bila ada kendaraan melintas. ada ombak. Hati-hati,” tandas dia.
Jalur alternatif lain...
- 1
- 2



