Pemkab Pati Klaim 10 Ton Bisa Sukses Meski Sempat Diserbu Hama Tikus
Umar Hanafi
Kamis, 22 Januari 2026 16:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengklaim program peninggalan Sudewo, 10 Ton Bisa sukses terlaksana. Itu diungkapkannya usai panen raya di Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026).
Lahan pertanian di wilayah tersebut diklaim sukses melaksanakan program 10 Ton Bisa. Program ini menjadi bagian program ketahanan pangan Pemerintah Pusat.
Chandra bersama beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tampak turun langsung ke sawah. Mereka ikut serta memanen padi dengan menaiki mesin combine harvester.
Ia menjelaskan, kehadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam panen raya itu merupakan bentuk dukungan pada petani dalam program 10 Ton Bisa. Bahkan dia mengklaim, program tersebut sudah sukses dilaksanakan di beberapa wilayah.
”Alhamdulillah panen hari ini membuktikan bahwa program 10 Ton Bisa sudah terbukti,” katanya.
Menurut Chandra, petani bisa mendapatkan hasil panen hingga 10 ton lebih. Hal itu juga banyak ditemukan di beberapa lahan pertanian lainnya di Bumi Mina Tani.
”Jadi panen hari ini lebih dari 10 ton. Di beberapa tempat juga sudah terbukti 10 ton bisa,” tutur dia.
Hama Tikus...
- 1
- 2



