Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Berdasarkan data BPS angka kemiskinan Pati mencapai 9,8 persen atau sekitar 105 ribu jiwa pada tahun 2025. Kondisi ini membuat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati meluncurkan Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG) untuk menekan angka kemiskinan. 

Peluncuran ini digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra juga ikut menghadiri dan meresmikan secara langsung. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, menjelaskan bahwa GIWANG lahir dari kepedulian terhadap angka kemiskinan di Kabupaten Pati yang masih berada di kisaran 9,8 persen. 

”Pengentasan kemiskinan itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat dan sektor swasta,” tegasnya, Jumat (30/1/2026). 

Ia menambahkan, wakaf uang dipilih karena bersifat inklusif dan berkelanjutan. Dirinya menjelaskan wakaf tidak perlu menunggu kaya dan tidak harus punya tanah luas. 

”Wakaf uang bisa seribu atau dua ribu saja. Wakaf ini adalah investasi akhirat yang tidak terputus,” jelas Syaikhu.

Menurutnya, wakaf uang juga merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana menolak bala melalui sedekah yang terus-menerus. Selain itu, wakaf juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan sosial. 

Apalagi, potensi wakaf uang di lingkungan Kemenag Pati sangat besar. Dari sekitar 921 pegawai, puluhan ribu siswa madrasah, guru, hingga pondok pesantren, potensi wakaf uang diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah per tahun. 

Gandengn Bank Muamalat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler