Jalan Tlogowungu-Bapoh Pati Rusak Parah, Warga: Rawan Laka
Umar Hanafi
Senin, 16 Februari 2026 14:38:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Kondisi jalan penghubung Kecamatan Tlogowungu menuju Desa Bapoh, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah rusak parah. Warga pun menyebut jalan tersebut rawan kecelakaan lantaran rusak parah.
Kerusakan infrastruktur tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu mobilitas harian. Baik untuk aktivitas kerja, sekolah, maupun distribusi hasil pertanian.
Para pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan bermanuver menghindari lubang demi mencegah kecelakaan.
Salah seorang warga yang kerap melintas, Riza, menyebut kondisi jalan tersebut rawan kecelakaan. Ia mengaku hampir terjatuh akibat terperosok ke lubang jalan.
”Nyaris jatuh lewat sana. Lubangnya besar banget,” kata dia, Senin (16/2/2026).
Hal senada juga dikeluhkan Putra. Apalagi saat malam dan hujan deras mengguyur. Kondisi jalan pun semakin membahayakan.
Genangan air kerap menutupi lubang sehingga tidak terlihat oleh pengendara, terlebih penerangan jalan di jalur tersebut masih minim.
”Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sangat bahaya buat motor,” keluhnya.
Tambal sulam...
Warga berharap perbaikan tidak hanya bersifat tambal sulam, tetapi benar-benar permanen agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Mengingat jalur tersebut merupakan akses vital antarkecamatan, perbaikan dinilai mendesak untuk mencegah kecelakaan serta menunjang kelancaran perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, memastikan bahwa ruas jalan Tlogowungu–Bapoh telah masuk dalam program perbaikan tahun 2026.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,95 miliar untuk peningkatan kualitas jalan tersebut. Saat ini proyek masih dalam tahap perencanaan teknis.
”Sudah dialokasikan Rp 1,95 miliar. Saat ini masih proses perencanaan. Perkiraan Maret selesai perencanaan, lalu dilanjutkan pemilihan penyedia dan pelaksanaan,” jelasnya.
Pelaksanaan fisik diperkirakan dimulai akhir Maret atau awal April 2026. Perbaikan akan menggunakan metode pengaspalan hotmix dengan estimasi panjang sekitar 1,4 kilometer. Namun, detail panjang dan lebar akhir masih menunggu hasil final perencanaan.
Editor: Cholis Anwar



