Ia menambahkan, kemampuan siswa dinilai sudah cukup mumpuni dan didukung dengan keaktifan mereka dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia menegaskan bahwa kekompakan tim dan koordinasi akan terus dijaga.
”Latihan akan lebih intens, koordinasi lebih kuat, dan kekompakan tetap dijaga,” kata dia.
”Karena pembimbingannya sangat maksimal. Dari awal kami sudah yakin bisa meraih juara, minimal juara dua atau tiga. Alhamdulillah, hasilnya juara satu. Ini adalah buah dari kerja keras tim selama ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak pada citra sekolah.
”Prestasi ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah. Untuk membangun nama baik memang dibutuhkan perjuangan dan kerja keras,” pungkasnya.
Murianews, Rembang – Siswa SMK NU Lasem, Kabupaten Rembang, Syaiful Anwar berhasil merebut Juara 1 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Automobile Technology tingkat kabupaten. Ia mengalahkan siswa dari sejumlah sekolah lain.
Ajang bergengsi yang digelar pada Minggu (29/3/2026) di SMK Muhammadiyah Rembang tersebut diikuti oleh sejumlah SMK yang memiliki jurusan otomotif.
Kompetisi ini menghadirkan persaingan ketat antar sekolah, dengan materi lomba yang meliputi overhaul, electrical, dan engine tune up. Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional dari Training Center Semarang.
Ketua Jurusan Teknik Otomotif, Abdul Aziz Makmuri bersyukur dengan capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pembinaan jangka panjang. Siswa telah dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di bengkel resmi.
”Kami tempatkan siswa PKL di Perusahaan Resmi agar mereka belajar langsung sesuai SOP. Selama di sana, mereka kami dorong aktif bertanya kepada mekanik untuk memperdalam pemahaman,” jelasnya, Rabu (1/4/2026).
Setelah menyelesaikan PKL, siswa langsung menjalani latihan intensif di sekolah. Evaluasi kekurangan terus dilakukan selama latihan oleh pembimbing lomba, Ridwanul Muwafiq dan Ali Mahmudi.
Ia berperan aktif dalam membentuk kesiapan teknis peserta dengan melibatkan seluruh guru sesuai keahlian masing-masing.
Dengan kemenangan ini, SMK NU Lasem berhak mewakili kabupaten ke tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April. Persiapan pun langsung ditingkatkan.
”Kami akan mempelajari kisi-kisi lomba dan meningkatkan intensitas latihan setiap hari. Waktu persiapan sekitar dua minggu, memang cukup singkat, tapi kami tetap optimis,” ujar Ridwan.
Keaktifan...
Ia menambahkan, kemampuan siswa dinilai sudah cukup mumpuni dan didukung dengan keaktifan mereka dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia menegaskan bahwa kekompakan tim dan koordinasi akan terus dijaga.
”Latihan akan lebih intens, koordinasi lebih kuat, dan kekompakan tetap dijaga,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SMK NU Lasem, Siti Khuzaymah mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia pun mengapresiasi tim guru otomotif, khususnya guru produktif TKR.
”Karena pembimbingannya sangat maksimal. Dari awal kami sudah yakin bisa meraih juara, minimal juara dua atau tiga. Alhamdulillah, hasilnya juara satu. Ini adalah buah dari kerja keras tim selama ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak pada citra sekolah.
”Prestasi ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah. Untuk membangun nama baik memang dibutuhkan perjuangan dan kerja keras,” pungkasnya.
Editor: Cholis Anwar