Selain sembilan SPPG tersebut, SPPG Margorejo Pati juga sempat dihentikan sementara lantaran adanya Kejadian Luar Biasa alias KLB. Puluhan siswa keracunan pada 9 Februari 2026 lalu. Kini, SPPG tersebut sudah beroperasi.
”SPPG Margorejo KLB kita sempat evaluasi. Kemarin dari dinkes ada evaluasi dan perbaikan. Sudah sesuai SOP,” tandas dia.
Murianews, Pati – Sebanyak sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi alias SPPG di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dihentikan sementara. Oprasional mereka dihentikan sementara lantaran permasalahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Sembilan SPPG tersebut yakni, SPPG Pati Juwana Karangrejo (Yayasan Patriot Bangsa Pilar Kemanusiaan), SPPG Pati Kayen Kayen 2 (Yayasan Mitra Cendekia Waskita), SPPG Pati Gembong Wonosekar (Yayasan Wadja Mulia Abadi) dan SPPG Pati Tlogowungu Guwo (Yayasan Roudlotul Muta`alim).
Lalu, SPPG Pati Tlogowungu Guwo 2 (Yayasan Roudlotul Muta`alim), SPPG Pati Margorejo Sukoharjo (Yayasan Wadja Mulia Abadi), SPPG Pati Pati Sarirejo 2 (Yayasan Wadja Mulia Abadi), SPPG Pati Pati Kutoharjo (Yayasan Toha Asep Suherman) dan SPPG Pati Kayen Sundoluhur 2 (Yayasan Sambut Esok Cerah).
Sembilan SPPG tersebut disuspend oleh Badan Gizi Nasional alias BGN sejak 25 Mei 2026. Mereka harus memperbaiki permasalahan IPAL agar bisa beroperasi kembali.
”Sembilan SPPG yang disuspend itu karena IPAL. Untuk pencabutan suspend menunggu perbaikan. Semua sembilan karena IPAL. Kalau perbaikan cepat ya cepat. Tinggal dinaikkan lagi surat (permohonan pencabutan suspend),” ujar Korwil MBG Wilayah Pati, Ahmad Khoirul Basar kepada Murianews.com, Rabu (3/6/2026).
Ia pun meminta kepada SPPG di Kabupaten Pati untuk mengedepankan standar operasional. Bila tidak, SPPG terancam ditutup seperti sembilan SPPG tersebut.
”Imbauannya kepada SPPG untuk memerhatikan IPAL dan SOP lainnya. Kalau di Pati SPPG yang sudah beroperasi 164 kena suspend 9. Saat ini belum ada rencana penambahan SPPG,” ungkap Basar.
Ada KLB...
Selain sembilan SPPG tersebut, SPPG Margorejo Pati juga sempat dihentikan sementara lantaran adanya Kejadian Luar Biasa alias KLB. Puluhan siswa keracunan pada 9 Februari 2026 lalu. Kini, SPPG tersebut sudah beroperasi.
”SPPG Margorejo KLB kita sempat evaluasi. Kemarin dari dinkes ada evaluasi dan perbaikan. Sudah sesuai SOP,” tandas dia.
Editor: Supriyadi