Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Seorang petani meninggal dunia usai terbakar di lahan tebu Blok Tarub, Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Sabtu (6/6/2026) sore. Kejadian ini pun menggerkan warga setempat.

Peristiwa yang menimpa korban berinisial Y (60) ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area lahan tebu yang sedang dibersihkan dengan cara pembakaran daun tebu kering.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sebelumnya bekerja membakar selamper atau sisa tebangan tebu di lahan tebu bersama seorang rekannya di sawah milik warga berinisial M.

”Saat itu mereka bekerja di lokasi yang berbeda dalam satu area persawahan,” ujar AKP Suntoro.

Menurutnya, beberapa saat setelah kegiatan berlangsung, rekan korban berinisial S berusaha mencari keberadaan korban karena sudah tidak terlihat di lokasi kerja.

”Saat dicari, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan kondisi mengalami luka bakar yang cukup berat. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pemilik lahan dan diteruskan kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Wedarijaksa beserta personel Polsek Wedarijaksa langsung mendatangi lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Wedarijaksa I untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan medis, dan meminta keterangan para saksi.

”Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen pada tubuhnya. Dari pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana,” kata AKP Suntoro.

Terjebak...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler