Dia lantas berpesan kepada semua warga untuk tidak mudah tergoda dengan ajakan orang yang tidak dikenal, apalagi harus ke luar daerah. Dia takut warga yang tertipu itu mendapat nasib buruk.
”Nasihat untuk semuanya, jangan tergoda, jangan terpancing, jangan mau dirayu oleh orang yang tidak dikenal, apalagi sampai ke luar daerah. Ini masih selamat Dek NS, tujuh hari di Pati. Tidak tahu kalau yang lainnya, misalkan, mohon maaf mungkin dirampok atau diapa-apakan,” tandas dia.
Murianews, Pati – Perempuan 14 tahun asal Kabupaten Tulang Bawang, Lampung terlantar 7 hari di Pati, Jawa Tengah usai menjadi korban penipuan lowongan pekerjaan.
Gadis berinisial NS itu sebelumnya mendapatkan tawaran pekerjaan di Pati dengan iming-iming gaji hingga Rp 5 juta per bulan. Namun, setelah nekat merantau ke Pati, sosok yang menjanjikan pekerjaan itu hilang dan seluruh komunikasinya diputus.
NS pun akhirnya terkatung-katung selama tujuh hari di Pati sebelum akhirnya dibawa warga ke Mapolsek Tambakromo agar mendapatkan pertolongan.
Kapolsek Tambakromo, AKP Mukhlison mengungkapkan, korban tiba di Pati, Senin (1/6/2026). Setibanya di Pati, ia sempat mencoba menghubungi sosok yang menawarinya pekerjaan, namun hasilnya nihil.
”Asal-muasal, dia ini ada yang memberikan janji mau dipekerjakan. Ada yang telepon, komunikasi aktif mau dicarikan kerja di Pati ini dengan gaji satu bulan Rp 5 juta. Namun, ketika sampai Pati (yang menjanjikan kerja) dihubungi tidak bisa, malah diblokir,” kata dia, Selasa (9/6/2026).
Mukhlison menjelaskan, korban sempat kebingungan, karena tak memiliki kenalan maupun keluarga di Pati. Korban bahkan terpaksa beristirahat di emperan toko hingga teras masjid.
”Alhasil, sampai dengan tujuh hari tepatnya mulai tanggal 1 Juni di Pati, lontang-lantung. Jadi adik NS ini tidur di Indomaret, Alfamart, di masjid selama tujuh hari sampai dengan hari ini, tidak tentu arah,” ungkap Mukhlison.
Berhasil Dipulangkan
Korban akhirnya ditolong warga saat berjalan seperti orang linglung di Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo, Senin (8/6/2026) sekira pukul 14.00 WIB. Warga tersebut kemudian membawanya ke Mapolsek Tambakromo.
Setelah itu, Polsek Tambakromo kemudian melakukan pendataan dan memberikan perlindungan sementara hingga memastikan kondisi kesehatannya. Pihaknya juga berupaya melacak keberadaan keluarga korban di Lampung agar bisa kembali ke kampung halaman.
Usai mendapati keberadaan keluarga korban di Lampung, Polsek Tambakromo langsung mengurus kepulangan NS dan mengantarkannya ke Terminal Pati, Selasa (9/6/2026). Berkat koordinasi yang baik, NS dipastikan dapat pulang ke rumahnya tanpa dipungut biaya sepeser pun.
”Untuk dari Pati sampai ke Lampung, bus dan kapal gratis tanpa biaya sama sekali karena kita komunikasikan dengan pengelola tiket dan sopir busnya,” terang AKP Mukhlison.
Imbauan Polisi...
Dia lantas berpesan kepada semua warga untuk tidak mudah tergoda dengan ajakan orang yang tidak dikenal, apalagi harus ke luar daerah. Dia takut warga yang tertipu itu mendapat nasib buruk.
”Nasihat untuk semuanya, jangan tergoda, jangan terpancing, jangan mau dirayu oleh orang yang tidak dikenal, apalagi sampai ke luar daerah. Ini masih selamat Dek NS, tujuh hari di Pati. Tidak tahu kalau yang lainnya, misalkan, mohon maaf mungkin dirampok atau diapa-apakan,” tandas dia.
Editor: Zulkifli Fahmi