Selain itu, Kompol Dwi mengajak seluruh unsur yang terlibat di demo AMPB 5 hari di Pati, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga masyarakat, untuk terus menjaga sinergi selama pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci terciptanya penyampaian pendapat yang aman, tertib, damai, dan tetap menghormati hak setiap warga negara.
Di akhir keterangannya, Kompol Dwi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, kemacetan, maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam secara cepat dan gratis sehingga setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Polri.
Murianews, Pati – Polresta Pati mengerahkan 888 personel untuk mengamankan demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau Demo AMPB selama lima hari di Pati, tepatnya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Senin (27/7/2026).
Mereka pun disiapkan dalam apel gelar pasukan di halaman Kodim 0718/Pati.
Apel dipimpin Kabag Ops Polresta Pati, Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata. Selain dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, serta instansi terkait lainnya juga diterjunkan untuk pengamanan demo AMPB.
Kompol Dwi Atma Yofi Wirabrata menegaskan jika setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawab selama demo AMPB 5 hari di Pati.
Pelayanan dilakukan dengan mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh masyarakat, baik peserta aksi maupun pengguna jalan.
Ia menegaskan jika penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dihormati. Termasuk di antaranya demo AMPB 5 hari di Pati ini.
Patuhi undang-undang...
Namun, pelaksanaannya tetap harus mematuhi peraturan perundang-undangan, menjaga ketertiban umum, serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.
”Seluruh personel yang bertugas agar melaksanakan pelayanan penyampaian pendapat sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kedepankan sikap humanis, profesional, serta mengutamakan pendekatan persuasif dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas,” ujar Kompol Dwi.
Ia juga mengingatkan agar personel tidak mudah terpancing provokasi dan tetap menjaga komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan demo AMPB 5 hari di Pati. Sehingga situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
Kompol Dwi juga mengimbau agar demo dilakukan secara damai dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum. Menurutnya, penyampaian pendapat yang tertib akan menciptakan suasana yang kondusif sehingga aspirasi dapat tersampaikan dengan baik.
”Tidak boleh ada tindakan anarkisme dalam penyampaian pendapat. Kami juga mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran ban di jalan serta tidak membawa senjata tajam. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh peserta aksi maupun personel yang melaksanakan pelayanan demi menjaga keselamatan dan ketertiban bersama,” tegasnya.
Terlibat demo...
Selain itu, Kompol Dwi mengajak seluruh unsur yang terlibat di demo AMPB 5 hari di Pati, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga masyarakat, untuk terus menjaga sinergi selama pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci terciptanya penyampaian pendapat yang aman, tertib, damai, dan tetap menghormati hak setiap warga negara.
Di akhir keterangannya, Kompol Dwi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, kemacetan, maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam secara cepat dan gratis sehingga setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Polri.
Editor: Anggara Jiwandhana