Penjual Bendera di Pati Kebanjiran Order, Ternyata Harganya Segini
Umar Hanafi
Selasa, 28 Juli 2026 15:34:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Penjual Bendera Merah Putih di Pati mulai kebanjiran order menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81. Bendera berbagai ukuran dan harga pun tersedia.
Salah satu penjual bendera yakni di Jalan Indrakila Nomor 2 PSI Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia mengaku sudah kebanjiran order sejak beberapa pekan yang lalu.
Bahkan, penjual Bendera Merah Putih, Ahbarina Novia Rahma mengaku penjualan bendera merah tahun 2026 ini mengalami peningkatan 80 persen daripada tahun lalu. Dia menyebut jenis bendera yang paling dicari pembeli mulai dari layur dan bendera renteng segitiga.
”Peningkatan penjualan bendera dari Tahun kemarin sekitar 80 persen yang paling banyak dicari terutama layur 4 meter, 5 meter, 6 meter. Sama bendera untuk rumah. Kemudian ada bendera renteng segitiga. Itu yang paling meningkat,” ujar Rina.
Rina mengatakan melayani berbagai pembelian mulai dari eceran dan grosiran. Rina menyebut harga paling mahal berada di harga Rp 200 ribu.
”Kalau ecer mulai dari Rp3 ribu an, yang paling murah itu bendera peluit. Kemudian untuk grosir paling murah Rp 300 rupiah. Yang termahal Rp 200 ribu itu umbul-umbul 10 meter itu untuk ecer,” terangnya.
Harga lainnya...
Sementara harga bendera merah putih mulai ukuran 40X60 centimeter sampai ukuran paling besar untuk upacara harganya mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 200 ribu.
Dalam rentang waktu satu hari, dia berujar, bisa menjual 2 kodi eceran dan 10 kodi untuk grosir bendera merah putih. Adapun pembeli berasal dari wilayah Pati kemudian luar Jawa.
”Pembeli sekitar sini. Kemudian dari berbagai kota yang paling jauh Papua, Kalimantan, Bali,” ucapnya.
Untuk menjangkau pembeli sampai Luar Jawa, dia bilang menggunakan promosi melalui media sosial salah satunya Tiktok. ”Promosi untuk luar Jawa itu mereka tahunya dari Tiktok, karena saya push di medsos. Kemudian mereka istilahnya kulakan di Jawa sini,” katanya.
Selain bendera merah putih, Rina mengaku juga menjual perlengkapan yang lain. Adapun yang mengalami peningkatan salah satunya juga peralatan Pramuka.
”Menjelang Agustus, stiker pipi merah putih kemudian peluit bendera untuk lomba kemudian dari peralatan Pramuka juga ada, tongkat semapur,” tutupnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



